Tingkatkan Standar Gizi, Dinkes Kota Serang Gelar Pelatihan Keamanan Pangan bagi Penjamah Pangan di SPPG Curug 01
CURUG – Dalam upaya menjamin kualitas dan keamanan konsumsi makanan bagi masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Serang menyelenggarakan Pelatihan Keamanan Pangan khusus bagi para penjamah pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tinggar Curug 01, Kota Serang, pada Selasa, 07 April 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para petugas pengolah makanan dengan pengetahuan mendalam mengenai teknik pengolahan yang higienis guna mencegah kontaminasi dan menjaga nilai gizi makanan tetap optimal.
Arahan Kepala Dinas Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang hadir langsung memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi pelatihan tersebut. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa peran penjamah pangan adalah ujung tombak dalam keberhasilan program pemenuhan gizi di daerah.
"Keamanan pangan bukan sekadar soal rasa, tapi soal keselamatan dan kesehatan konsumen. Di SPPG ini, kita memproses asupan gizi untuk masyarakat, sehingga penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) atau cara produksi pangan yang baik adalah hal mutlak yang tidak boleh ditawar," tegas Kepala Dinas.
Fokus Pelatihan: Higiene dan Sanitasi
Para peserta pelatihan diberikan materi intensif yang meliputi:
-
Higiene Perorangan: Standar kebersihan diri bagi petugas pengolah makanan.
-
Sanitasi Peralatan: Teknik pencucian dan penyimpanan alat masak agar terhindar dari bakteri.
-
Penyimpanan Bahan Baku: Cara mengatur suhu dan tata letak bahan makanan sesuai karakteristiknya.
-
Pencegahan Kontaminasi Silang: Memastikan bahan mentah dan makanan siap saji tidak saling mencemari.
Komitmen Pelayanan SPPG Curug 01
Lokasi pelatihan yang bertempat di SPPG Tinggar Curug 01 ini juga menjadi momentum evaluasi fasilitas. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh staf SPPG mampu menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih ketat dalam menyajikan makanan bergizi bagi sasaran program kesehatan di wilayah Curug.
Dinas Kesehatan Kota Serang berkomitmen untuk terus memantau dan melakukan pembinaan secara berkala di seluruh satuan pelayanan gizi agar angka keracunan pangan dapat ditekan hingga titik nol dan derajat kesehatan masyarakat terus meningkat.